Sabtu, 14 Mei 2011

Passive Voice

Kalimat aktif merupakan kalimat yang subjek kalimatnya adalah pelaku sebuah tindakan, sedangkan kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya bukan pelaku suatu tindakan.subjek adalah si penerima akibat dari sebuah tindakan.
Bandingkan kalimat-kalimat berikut:

Aktif : Susi mengetik surat ini kemarin

Pasif : Surat ini diketik oleh Susi kemarin

Aktif : Kucingku membunuh seekor tikus

Pasif : Seekor tikus dibunuh oleh kucingku

Catatan:

1. Gunakan bentuk pasif jika pelaku tindakan tidak begitu penting.

Contoh:

1.
* Menara ini dibangun tahun 1955

1. Kalau kita perlu menyebut siapa pelaku suatu tindakan, gunakan kata oleh (by)

Contoh:

1.
* Menara ini telah dibangun oleh Pemerintah Daerah pada tahun 1955

Rumus umum untuk membentuk suatu kalimat Pasif

Aktif : S + Verb (Kata Kerja) + Objek + dll

Pasif : Objek + to be + Verb 3 (Kata Kerja Bentuk III) ( + by subjek) + dll

To be yang digunakan

1. Present : is, am, are
2. Past : was, were
3. Perfect : been (di depan have, has, atau had)
4. Future : be (setelah modals)
5. Continuous : being (di depan salah satu dari 7 to be di atas)

Hal-hal yang perlu diketahui dan diingat

1. Untuk menyatakan suatu kalimat dalam bentuk pasif, tenses tidak berubah. Tenses harus sama dengan kalau kita menyatakannya dalam bentuk aktif. Yang berubah hanya kata kerja-nya.
2. Kata kerja yang tidak memiliki objek (Kata Kerja Intransitif) tidak dapat diubah menjadi kalimat pasif, seperti, menangis, mendidih, terbit, dll.

Contoh-contoh kalimat aktif dan pasif

1. Jack sings a song (active)
2. A song is sung by Jack (Passive)

1. Jack sang a song yesterday (active)
2. A song was sung by Jack yesterday (passive)

1. Jack has sung a song (active)
2. A song has been sung by Jack (passive)

1. Jack will sing a song (active)
2. A song will be sung by Jack (passive)

1. Jack is singing a song (active)
2. A song is being sung by Jack (passive)

1. Jack can sing a song (active)
2. A song can be sung by Jack (passive)

Beberapa Bentuk Kalimat Passive

1) Passive Imperative Sentence

Rumus:

Let + objek + be + Kata Kerja Bentuk III

* Help the poor (active)
* Let the poor be helped (passive)

2) Passive Infinitive: It is/was time

Rumus:

It is/was time for + objek + to be + kata kerja III

* It is time to send the letter (active)
* It is time for the letter to be sent (passive)

3) Negative Passive Imperative Sentence

Rumus:

Subjek + be + Kata kerja III + not to + infinitive

(kata kerja III yang sering digunakan adalah: advised, asked, begged, commanded, requested)

* Don’t wait for me (active)
* You are advised not to wait for me (passive)

4) Passive Sentence with Verbs of Perception

Rumus:

Subjek + be + adjectives + when + subjek + be + kata kerja III

(kata kerja yang digunakan adalah: taste, smell, feel)

* This food tastes delicious (active)
* This food is delicious when it is tasted (passive)

5) Passive Sentence with Certain Verbs followed by “that-clause”

Kata kerja yang digunakan adalah: accept, admit, agree, assume, believe, decide, expect, find out, intend, plan, point out, presume, prove, regret, report, say, think, understand.

* We regretted that the principal had to resign from office (active)
* It was regretted that the principal had to resign from office (passive)

6) Passive Sentence with Nouns or Adjectives as Complements

* I consider her very pretty (active)
* She is considered very pretty (passive)

7) Passive Sentence with two objects

* He gave me a book (active)
* A book was given to me by him (passive 1)
* I was given a book by him (passive 2)

8) Passive Sentence with Gerund Verbs

* The teacher enjoyed teaching the students (active)
* The students enjoyed being taught by the teacher (passive)

9) Agent consisting long expression at the end of sentence

Dalam kalimat pasif, jika pelaku terdiri dari ekspresi yang panjang, sebaiknya subjek tersebut ditempatkan di akhir kalimat setelah by.

* We were all surprised by her sudden announcement to get married
* I was confused by his plan to stop the ongoing project and begin a new one.

10) Passive Sentence with unique verbs

Kata kerja yang digunakan adalah: require, deserve, need

* This wall needs to be painted (sama dengan)
* This wall needs painting.
sumber:http://elc-englishlanguagecorner.blogspot.com

conditional sentence

Conditional Sentences
Conditional (Kalimat Pengandaian) menjelaskan bahwa sebuah kegiatan bertentangan dengan kegiatan yang lain. Conditional yang paling umum adalah Real Conditonal dan Unreal Conditonal, kadang-kadang disebut juga if-clauses.
Real Conditional (sering juga disebut juga dengan Conditional Tipe I) yang menggambarkan tentang mengandai-andai sesuai dengan fakta.
Unreal Conditional (sering juga disebut sebagai Conditional Tipe II) yang menggambarkan tentang pengandaian yang tidak nyata atau berimajinasi.
Ada juga Conditional yang ke-3 yang sering disebut dengan Conditional Tipe III, digunakan sebagai penyesalan yang terjadi di masa lampau dan zero conditional, digunakan untuk mengekspresikan sesuatu yang sudah pasti benar.
Catatan: Jika  klausa "if" diletakkan di awal kalimat, kita harus menggunakan �koma�. Sebaliknya jika klausa "if" berada di belakang, maka tidak perlu ada koma

Zero Conditional

Digunakan untuk mengekspresikan kebenaran umum. Tense yang digunakan biasanya Present Simple Tense

Rumus

(Klausa IF)
(Induk Kalimat)
If you heat water to 100�C,
it boils.
Atau
(Induk Kalimat)
(Klausa IF)
Water boils
if you heat it to 100�C,
Contoh:
  • If you drop an apple, it falls. = An apple falls, if you drop it.
  • If you don't do your homework, I will be disappointed. = I will be disappointed, if you don't do your homework.
Catatan: Pada tipe ini, �if� sering digantikan dengan "when"

Conditional I

Digunakan untuk mengekspresikan pengandaian yang dibuat berdasarkan fakta di masa sekarang atau masa yang akan datang dan pengandaian ini bisa saja terjadi. Klausa �if� biasanya dalam bentuk Present Simple Tense.

Rumus

(Klausa IF)
(Induk Kalimat)
If I see you tomorrow,
I will buy you a drink.
Atau
(Induk Kalimat)
(Klausa IF)
I will buy you a drink
if I see you tomorrow.
Kita sering menggunakan unless yang artinya 'jika... tidak�.

Rumus

(Klausa IF)
(Induk Kalimat)
Unless you hand in your homework,
I won't mark it.
Artinya
If you don't hand in your homework,
I won't mark it.
Atau
(Induk Kalimat)
(Klausa IF)
I won't mark your homework
unless you hand it in.
Artinya
I won't mark your homework
if you don't hand it in.
Catatan: Kita tidak pernah menggunakan will, atau won't dalam Klausa IF.
Contoh:
  • If I have time today, I will phone my friend. = I will phone my friend, if I have time today.
  • If I go to England, I will buy some Cheddar cheese. = I will buy some Cheddar cheese, if I go to England.

Conditional Tipe II

Digunakan untuk mengekspresikan situasi yang tidak nyata di masa sekarang atau masa yang akan datang. Tipe ini digunakan untuk mengekspresikan sebuah harapan. Tenses yang digunakan dalam klausa IF adalah Past Simple Tense.

Rumus

(Klausa IF)
(Induk Kalimat)
If I won the lottery,
I would buy a new house.
Atau
(Induk Kalimat)
(Klausa IF)
I would buy a new house
if I won the lottery.
Catatan: Jangan gunakan would atau wouldn't dalam Klausa IF.
Contoh:
�         If I were you, I wouldn't do that. = I wouldn't do that, if I were you.
�         If I had more time, I would do more on my websites. = I would do more on my websites, if I had more time.

Conditional Tipe III

Digunakan untuk mengekspresikan sebuah kondisi di masa yang lampau yang tidak mungkin akan terjadi lagi. Sering digunakan untuk mengkritik atau penyesalan. Tenses yang digunakan dalam Klausa IF adalah Past Perfect Tense.

Rumus

(Klausa IF)
(Induk Kalimat)
If I had worked harder,
I would have passed my exam.
If I had worked harder,
I could have passed my exam.
If I had worked harder,
I should have passed my exam.
Atau
(Induk Kalimat)
(Klausa IF)
I would have passed my exam
if I had worked harder.
I could have passed my exam
if I had worked harder.
I should have passed my exam
if I had worked harder.
Catatan: Jangan gunakan would have atau wouldn't have, dll dalam Klausa IF.
Contoh:
  • If I hadn't helped you, you would have failed. = You would have failed, if I hadn't helped you.
  • If it had been sunny, we could have gone out. = We could have gone out, if it had been.  
  • sumber:ismailmidi.com

noun clause

Noun ClauseNoun Clause adalah Clause yang digunakan sebagai pengganti noun atau berfungsi sebagai noun (kata benda). Selain Noun Clause ini, sebenarnya masih ada clause lainnya seperti Adverb Clause dan Adjective Clause. Untuk mendalami penjelasan mengenai Noun Clause, silahkan perhatikan penjelasan di bawah ini:

Menurut jenis kalimat asalnya, Noun Clause dapat diklasifikasikan menjadi 4 macam, yaitu:
  1. Statement (pernyataan)
  2. Question (pertanyaan)
  3. Request (permintaan)
  4. Exclamation (seruan).
Penjelasan:

1. Statement

a. Conjunction yang dipakai adalah: "that"

b. Fungsi Klausa ini adalah sebagai:

1) Subjek Kalimat
  • Kangaroo lives in Australia (statement)
  • That Kangaroo lives is Australia is well known to all (Noun Clause)
2) Subjek Kalimat setelah "It"
  • It is well known to all that Kangaroo lives in Australia
3) Objek Pelengkap
  • My conclusion is that Kangaroo lives in Australia
4) Objek Kata Kerja
  • All people understand well that Kangaroo lives in Australia
5) Apositif
  • My conclusion that Kangaroo lives is Australia is correct.
2.      Question

A. Yes/No Question

a. Conjunction yang dipakai adalah: "whether (or not/or if)"

b. Fungsi Klausa ini adalah sebagai:

1) Subjek Kalimat
  • Can she drive the car? (Question)
  • Whether she can drive the car doesn't concern me. (Noun Clause)
    = Whether or not she can drive the car doesn't concern me. (Noun Clause)
    = Whether she can drive the car or not doesn't concern me. (Noun Clause)
    = Whether or if she can drive the car doesn't concern me. (Noun Clause)
2) Objek Pelengkap
  • My question is whether she can drive the car.
3) Objek Kata Kerja
  • I really wonder whether she can drive the car (or not).
4) Objek Kata Depan
  • We discussed about whether she can drive the car.
B. Wh- Question

a. Conjunction yang dipakai adalah: "kata Tanya itu sendiri"

b. Fungsi Klausa ini adalah sebagai:

1) Subjek Kalimat
  • What is he doing? (Question)
  • What she is doing doesn't concern me. (Noun Clause)
2) Objek Pelengkap
  • My question is what she is doing.
3) Objek Kata Kerja
  • I really wonder what she is doing.
4) Objek Kata Depan
  • We discussed about what she is doing.
Catatan:

Posisi kembali normal, tidak seperti posisi sebuah pertanyaan normal.

3. Request

a. Conjunction yang dipakai adalah: "that"

b. Fungsi Klausa ini adalah sebagai:

1) Objek Kata Kerja
  • Read the book! (Request)
  • He suggested that I read the book. (Noun Clause)
Catatan:

Tanda seru hilang.

4. Exclamation

a. Conjunction yang dipakai adalah: "kata Tanya yang dipakai pada kalimat itu sendiri"

b. Fungsi Klausa ini adalah sebagai:

1) Objek Kata Kerja
  • What a pretty girl she is? (Exclamation)
  • I never realize what a pretty girl she is. (Noun Clause)
2) Objek Kata Depan
  • We are talking about what a pretty girl she is.
Catatan Tambahan:
  • Noun Clause dengan "that" digunakan sebagai subjek dari suatu kalimat hanya dengan kata kerja tertentu. Dan kata kerja (verb) yang penting adalah linking verb, khususnya BE.
  • Noun Clause dengan "that" sering menjadi objek dari verb (kata kerja), beberapa verb berikut ini biasanya mempunyai subjek yang me�nunjukkan manusia. Kata-kata tersebut terutama sekali adalah verb yang digunakan dalam Indirect Speech Berta verb yang menyatakan kegiatan mental.
Kata Kerja Kalimat Tak Langsung

Admit, agree, allege, announce, argue, assert, assure, declare, aver, boast, claim, complain, confess, convince, deny, disagree, explain, foretell, hint, inform, insist, maintain, notify, persuade, pray, predict, proclaim, promise, relate, remark, remind, report, say, state, swear, teach, tell, threaten, warn

Kata Kerja Aktivitas Mental

Ascertain, assume, believe, calculate, care (untuk kalimat negative atau interrogative), conceive, conclude, consider, convince, decide, discover, doubt, dream, expect, fancy, feel, find out, forget, grant, guess, hear, hold (pendapat), hope, imagine, indicate, know, judge, learn, mean, mind (untuk kalimat negative atau interrogative), notice, perceive, presume, pretend, prove, question, realize, recall, reckon, recollect, reflect, regret, rejoice, remember, reveal, see, show, suppose, surmise, think, trust, understand, wish

Contoh:
  1. Alex thinks that Mary is ill.
  2. Bob told me that he had finished breakfast.
  3. Henry says that Jack is very busy.
  4. He insists that there is a mistake.
  5. He complained to his friend that his wife couldn't cook.
  • Dalam percakapan yang tidak resmi (informal) "that" sering dihilangkan dari objek Clause jika artinya (maksudnya) sudah jelas dapat dimengerti tanpa adanya "that".
Contoh:
  1. I am sorry (that) I couldn't meet you at the station.
  2. He says (that) they plan to come to the dance.
  3. We thought (that) you had already left for abroad.
  4. The reason we returned so early is, (that) one of the children got sick.
  • Noun Clause dari question (pertanyaan) yang terletak sesudah verb yang memerlukan 2 objek mungkin berfungsi sebagai salah satu atau kedua objek dari verb tersebut.
Contoh:   
  1. Give the man (Indirect Object) what is in this envelope (Direct Object)
  2. Give what is in the envelope  to the man.
  • Noun Clause dari pertanyaan mungkin diawali dengan kata-kata tanya yang berfungsi sebagai: Pronouns, Adjectives, atau Adverbs. Kata-kata yang dipakai adalah: Pronoun     = who (ever), what (ever(, which. (ever), Adjective = whose, what (ever), which (ever), Adverb = how (ever), when (ever), where (ever), why.
Contoh:
  1. We don't know who will be coming from the employment agency. (who adalah subjek dari will be coming)
  2. We don't know whom the employment agency will send. (whom adalah objek dari will send)
  3. We will ask whoever comes from the employment agency. (whoever adalah subjek dari comes)
  4. We will ask whomever the employment agency sends. (whomever adalah objek dari sends)
  • Dalam Noun Clause dari pertanyaan, subjek dan verb mempunyai susunan yang umum, yakni terletak sesudah introductory word.
  • Noun Clause dari permintaan dimulai dengan that- Clause ini paling sering merupakan objek dari verb yang menyatakan permintaan, saran, atau keinginan dan sebagainya.
Contoh:
  1. He is requesting that a company car be placed at his disposal.
  2. The doctor recommended that he take a vacation.
  3. It was suggested that she leave immediately.
  4. It was proposed that the meeting be adjourned.
  • Kadang-kadang "that" yang merupakan kata permulaan Clause dapat digantikan dengan susunan infinitive setelah kata-kata kerja yang menunjukkan permintaan seperti advise, ask, beg, command, desire, forbid, order, request, require, argue.
  • Subjek dari that-Clause sering dalam bentuk passive dari verbs of requesting dengan susunan anticipatory it.
sumber;ismailmidi.com

gerunds

GERUNDS


Gerunds atau verbals atau verbal nouns adalah kata kerja berbentuk ing yang dipakai sebagai kata benda.

A. Bentuk
Gerund dibentuk dari : kata kerja + ing (V1 + ing)
Misalnya: smoking, shoping, hunting dan sebagainya.
Bentuk gerund adalah sama seperti bentuk present participle, dan keduanya merupakan bagian dari kata kerja. Perbedaannya gerund merupakan sejenis kata benda, tetapi present participle adalah semacam kata sifat. Oleh karena itu, meskipun serupa tetapi keduanya sangat berbeda dalam sifatnya.
Gerund mempunyai empat macam bentuk :
Tense
Present or continuous
Perfect
active
doing
having done
Passive
being done
having been done

B. Sifat
Sifat ganda gerund:
Gerund merupakan part of speech ganda. Suatu kata benda dan kata kerja yang digabungkan. Oleh karena itu, kita harus menjelaskannya dalam tiap sifat ini :
1) Sebagai kata benda
2) Sebagai bagian kata kerja

C. Pemakaian
1) Karena gerund merupakan sejenis kata benda, maka ia dapat digunakan sebagai berikut :
a) Sebagai subjek untuk kata kerja
contoh: Sleeping is necessary to life
b) Sebagai objek untuk kata kerja
contoh: I don’t like smoking
c) Sebagai komplemen untuk kata kerja
contoh: My chief delight is riding
d) Sebagai objek untuk preposisi
contoh: He gave up smoking

2) Gerund dengan objek
Karena gerund adalah bagian kata kerja, ia dapat menggunakan objek di belakangnya.
a) Objek langsung
contoh: He is clever at teaching mathematics (mathematics = objek langsung)
b) Objek tak langsung
contoh: He is clever at teaching us mathematics (us = objek tak langsung)
c) Objek yang tetap dipertahankan dalam kalimat pasif
contoh: She is pleased at being taught mathematics
d) Objek yang artinya mirip dengan kata kerja itu sendiri
contoh: She is proud of having sung a fine song
e) Objek refleksif
contoh: She is in the habit of oversleeping herself

3) Gerund dengan genitif
Kata benda atau kata ganti, asalkan menunjukkan orang atau binatang, haruslah dalam kasus genitif, bilamana kata benda atau kata ganti itu diletakkan di depan gerund.
Contoh: I am pleased at your coming
Perhatikan :
a)  Pemakaian gerund yang didahului kata benda atau kata ganti genitif yang berikut ini kadang-kadang terjadi :
Contoh: This was a creative work of my doing
b)  Kadang-kadang huruf “a” diletakkan di depan gerund dalam pengertian preposisi. Di sini “a” merupakan perubahan atau singkatan dari preposisi on :
Contoh:
The man has gone a-hunting
He has gone a-fishing
4) Yang memiliki bentuk ing, selain gerund, masih ada present participle dan kata benda asli, haruslah kita bedakan dengan jelas.
a)  A sleeping carriage (a carriage used for sleeping), di sini sleeping merupakan gerund
b) A sleeping child (a child that is sleeping), di sini sleeping merupakan present participle yang dipakai sebagai kata sifat
c) Rising early is good for health, di sini rising adalah kata kerja yang diterangkan kata keterangan early, merupakan gerund yang berfungsi sebagai subjek.
d) Early rising is good for health, di sini rising diterangkan oleh kata sifat early, dengan demikian rising adalah part of speech dan merupakan kata benda asli.

5) Gerund dalam bentuk present perfect:
Contoh:
He regrets having done so (he regrets that he has done or did so)
He regretted having done so (he regretted that he had done so)
Gerund dan bukan infinitive harus dipakai:

a) Sesudah preposisi atau ungkapan berpreposisi :
Without, etc + gerund
Contoh: Do your work without speaking. Kerjakanlah pekerjaanmu tanpa berbicara
Look forward to + gerund
Contoh: I look forward to seeing you soon. Saya mengharapkan dengan senang hati menemui anda segera
Instead of, etc + gerund
Contoh: You had much better work instead of idling away your time. Sebaiknya Anda bekerja daripada buang-buang waktu

b) Sesudah kata-kata yang secara tetap menggunakan preposisi :
Fond of + gerund
Contoh: He is always fond of hunting. Ia selalu suka berburu
Insist on + gerund
Contoh: He insisted on going to Kudus. Ia bersikeras untuk pergi ke Kudus
Object to + gerund
Contoh: I object to smoking. Saya keberatan merokok
Prevent from + gerund
Contoh: I was prevented from going because of illness. Saya terhalang pergi karena sakit
Succeed in + gerund
Contoh: He succeeded in solving the problem. Ia berhasil memecahkan masalah itu
Think of + gerund
Contoh: I often think of going to France. Saya sering bermaksud pergi ke Perancis
Tired of + gerund
Contoh: I’m tired of eating foreign food every day. Saya bosan makan makanan asing tiap hari
Used to + gerund
Contoh: I’m used to getting up early. Saya biasa bangun pagi-pagi
c) Sesudah katakata kerja tertentu
Avoid + gerund
Contoh: We can’t avoid making mistakes. Kita tak dapat menghindari membuat kesalahan
Can’t bear + gerund
Contoh: He can’t bear being laughed at. Ia tak dapat tahan ditertawakan orang
Can’t help + gerund
Contoh: I can’t help laughing. Saya tak dapat menahan tertawa
Catatan 1 :
Cannot help dan cannot but mempunyai arti yang sama tidak dapat menahan, tetapi pemakaiannya berbeda. Cannot help diikuti oleh gerund tetapi cannot but diikuti oleh infinitive tanpa to.
contoh :
I cannot but laugh
Can’t stand + gerund
Contoh: She can’t stand being laughed at. Ia tak tahan ditertawakan orang
Delay + gerund
Contoh: I delayed answering you owing to pressure of work. Saya menunda untuk menjawab anda karena sibuk
Enjoy + gerund
He enjoys playing a game of football. Ia senang sekali bermain sepak bola
Catatan 2 :
Kata-kata kerja yang berarti “to like” atau “to dislike” boleh diikuti infinitive atau gerund.
Contoh:
He likes reading English literature (he likes to read English literature). Ia suka membaca
kesusastraan Inggris
She dislikes swimming (he dislike to swim). Ia tak suka berenang
Escape + gerund
Contoh: He narrowly escaped drowning. Ia nyaris tenggelam
Finish + gerund
Contoh: I haven’t finished speaking. Saya belum selesai berbicara
Catatan 3 :
Kata kerja yang berarti “to begin” diikuti oleh infinitive atau gerund
Go on (= continue) + gerund
Contoh: The rain went on falling all night. Hujan terus turun sepanjang malam
Keep (on) + gerund
Contoh: He was kept waiting a long time, but he kept his temper. Ia dibiarkan menunggu lama, tetapi ia menahan amarahnya
Mind (= object to) + gerund
Contoh: Would you mind shutting the window? berkeberatankah anda menutup jendela itu?
Miss + gerund
Contoh: He narrowly missed getting killed. Ia nyaris terbunuh
Postpone + gerund
Contoh: I shall postpone writing till I learn full particulars. Saya akan menunda menulis surat sampai saya mendengar/mengetahui data yang lengkap
Remember + gerund
Contoh: I remember meeting you at the theatre. Saya ingat pernah menjumpai anda di dalam gedung bioskop
Stop + gerund
Contoh: My watch stopped ticking. Jam saya mati
Understand + gerund
Contoh: He understands managing his business. Ia mengerti bagaimana mengurus bisnisnya 

d) Sesudah kata-kata sifat tertentu
Busy + gerund
Contoh: I am busy writing letters. Saya sibuk menulis surat
Worth + gerund
Contoh: This book is worth reading. Buku ini patut dibaca
e) Sesudah ungkapan-ungkapan tertentu
It is no use + gerund
Contoh: It’s no use begging like a beggar. Tak ada gunanya meminta-minta seperti orang minta-minta
It is no good + gerund
Contoh: It’s no good getting angry at once. Tak ada gunanya segera menjadi marah
There is no + gerund
Contoh: There’s no getting around it. Hal itu tak dapat dielakkan
There is no harm in + gerund
Contoh: There’s no harm in trying. Tak ada ruginya bila mencoba
Have the pleasure of + gerund
Contoh: I had the pleasure of meeting him. Saya senang sekali bertemu dengannya
Take pleasure in + gerund
Contoh: He takes pleasure in visiting the sick. Dengan senang hati ia mengunjungi orang sakit
To be interested in + gerund
Contoh: He was interested in learning more about my work. Ia berminat belajar lebih banyak tentang pekerjaanku
To be ashamed of + gerund
Contoh: The girl was ashamed of having been beaten in class by her brother. Gadis itu malu karena telah dipukul di kelas oleh saudara laki-lakinya 

Gerund dipakai pada papan tanda yang menyatakan suatu larangan, yaitu sesudah no
Contoh:
No, talking! diamlah!
No, passing! dilarang melintas!
No, smoking! dilarang merokok!
No, spitting! dilarang meludah! etc.
Dipakai dalam ungkapan
Contoh: Seeing is believing. Kalau sudah melihat baru percaya 

D. Gerund sejenis kata benda abstrak
Gerund sebenarnya merupakan sejenis kata benda abstrak dan mempunyai arti yang sama seperti abstract noun atau seperti noun infinitive:
Gerund : Sleeping is necessary to health
Abstract Noun : Sleep is necessary to health
Noun infinitive : To sleep is necessary to health
Ketiga kalimat tersebut di atas semuanya berarti suatu hal yang sama yaitu tidur perlu untuk kesehatan.

Kalimat 16 Tenses

Kalimat 16 Tenses

16 POLA TENSES & CONTOH KALIMATNYA

1. SIMPLE PRESENT TENSE
Sesuatu yang terjadi terus menerus, selalu atau biasa terjadi
Contoh Kalimat
a. I work in the office
b. He catches a bird
c. We are happy everytime
d. He is handsome
e. He is not handsome
g. The man is washing a car now
2. PRESENT CONTINUOUS TENSE
Sesuatu yang terjadi atau berlangsung pada saat dibicarakan
Contoh Kalimat
a. She is singing at the zoo
b. I am studying English
c. She is cooking in the kitchen.
d. She is not cooking in the kitchen?
e. Is she cooking in the kitchen?
3. PRESENT PERFECT TENSE
Sesuatu yang terjadi pada waktu lampau dan masih ada hubungannya dengan sekarang. Akibat-akibat kejadian itu masih terasa atau masih ada sisa-sisa bekas kejadian yang belum lama terjadi
Contoh Kalimat
a. I have painted this house
b. She has eaten some food in dining room
c. She is cooking in the kitchen
d. She is not cooking in the kitchen
e. Is she cooking in the kitchen?
4. PRESENT PERFECT CONTINUOUS TENSE
Sesuatu kejadian yang telah terjadi dan mulai dari masa lampau dan masih berlangsung sampai saat ini
Contoh Kalimat
a. They have been sleeping since ten until now.
b. She has been working in the workshop
c. They have been playing football
d. They have not been playing football
e. Have they been playing football?
5. SIMPLE PAST TENSE
Situasi atau satu kejadian yang terjadi pada titik waktu di masa lampau
Contoh Kalimat
a. We stopped the bus at the bus stop yesterday
b. She wrote letter all day yesterday
c. They were student last year
d. They were not student last year
e. were they student last year?
6. PAST CONTINUOUS TENSE
Situasi yang sedang terjadi pada waktu lampau
Contoh Kalimat
a. We were joking.
b. We were not joking
d. I was watching TV when my father came from work
e. I was not watching TV when my father came from work
f. Was I watching TV when my father came from work ?
7. PAST PERFECT TENSE
Tense ini mengekspresikan tindakan di masa lalu sebelum tindakan lain terjadi, namun kejadiannya di masa lampau.

Contoh Kalimat
a. I had listen the radio when you come here
b. She had worked as a secretary for 5 years in 2005
c. She had not worked as a secretary for 5 years in 2005
d. Had she worked as a secretary for 5 years in 2005 ?
8. PAST PERFECT CONTINUOUS TENSE
Tense ini sama pemakaiannya dengan Past Perfect Tense, namun mengekspresikan tindakan-tindakan yang lebih lama di masa lampau sebelum tindakan lain terjadi.
Contoh Kalimat
a. She had been helping me when they went to scool
b. My father had been repairing a television before I knocked at the door
c. My father had not been repairing a television before I knocked at the door
d. Had my father been repairing a television before I knocked at the door
9. SIMPLE FUTURE TENSE
Tidak Ada Rencana Sebelumnya atau Menyatakan perbuatan/kejadian yang akan dilakukan pada waktu yang akan dating

Contoh Kalimat
Hold on. I‘ll get a pen.
10. FUTURE CONTINUOUS TENSE
Tense ini menggambarkan suatu tindakan yang akan terjadi di waktu tertentu di masa yang akan datang.

Contoh Kalimat
He will be teaching me at eight tomorrow
11. FUTURE PERFECT TENSE
Tense ini kita pakai untuk menggambarkan suatu kegiatan yang akan terjadi di masa yang akan datang sebelum kegiatan lain terjadi.

Contoh Kalimat
They will be tired when they arrive.

12. FUTURE PERFECT CONTINUOUS TENSE
Kita menggunakan Tense ini untuk membicarakan tentang suatu tindakan/kegiatan yang panjang sebelum beberapa saat di masa yang akan datang.
Contoh Kalimat
He will be tired when he arrives. He will have been traveling for 24 hours.
13. PAST FUTURE TENSE
Untuk menyatakan suatu perbuatan/peristiwa yang akan terjadi diwaktu lampau
Contoh Kalimat
She would not be at school tomorrow.
14. PAST FUTURE CONTINUOUS TENSE
Untuk menyatakan suatu perbuatan yang sedang terjadi di waktu lampau.
Contoh Kalimat
We would be having dinner at home yesterday.
15. PAST FUTURE PERFECT TENSE
untuk menyatakan suatu prbuatan atau peristiwa yang akan sedang terjadi di waktu lampau
Contoh Kalimat
she would have be finished to studied if he had not been lazy
16. PAST FUTURE PERFECT CONTINUOUS TENSE
Untuk menyatakan suatu perbuatan/peristiwa yang akan sedang terjadi di waktu lampau
Contoh Kalimat
We would have been waiting long.
sumber: http://enjhay-english2.blogspot.com

Relative Clause

Relative Clause

Relative Clause adalah bagian dari kalimat (anak kalimat) yang memberi keterangan pada orang atau benda yang mendahuluinya. Istilah Relative Clause sama dengan Adjective Clause. Disebut Adjective Clause karena dia menerangkan benda atau orang yang mendahuluinya. Disebut Relative Clause karena dia menghubungkan (me-relate) benda atau orang tersebut dengan frasa di belakangnya. Relative Clause diawali dengan kata penghubung who, whom, whose, which, that, dengan fungsi sebagai berikut

Who: menerangkan orang sebagai subject
Whom: menerangkan kan orang sebagai object (menggantikan me, you, us, him, her,
them, it)
Whose:menerangkan orang sebagai pemilik (menggantikan my, your, our, his, her, their,
its)
Which: menerangkan benda sebagai subject maupun object
That menerangkan orang atau benda baik sebagai subject maupun object

Contoh:
Orang atau benda yang bergaris bawah pada kalimat sebelah kiri adalah sama dengan kata ganti orang atau benda yang bergaris bawah dalam kalimat sebelah kanan.Kata penghubung dibuat berdasarkan kata ganti orang atau benda dalam kalimat di sebelah kanan.

1. The fisherman gave us some tunas. He caught a lot of tunas.
--The fisherman who caught a lot of tunas gave us some. (
subjek)
2. The farmer was away on holiday. I wanted to see him.
--The farmer whom I wanted to see was away on holiday. (
objek)
3. The woman asked me. Her bike was lost.
--The woman whose bike was lost asked me. (
pemilik)
sumber:hasim"s space

Jumat, 13 Mei 2011

relative clause


Relative Clause adalah bagian dari kalimat (anak kalimat) yang memberi keterangan pada orang atau benda yang mendahuluinya. Istilah Relative Clause sama dengan Adjective Clause. Disebut Adjective Clause karena dia menerangkan benda atau orang yang mendahuluinya. Disebut Relative Clause karena dia menghubungkan (me-relate) benda atau orang tersebut dengan frasa di belakangnya. Relative Clause diawali dengan kata penghubung who, whom, whose, which, that, dengan fungsi sebagai berikut

Who: menerangkan orang sebagai subject
Whom: menerangkan kan orang sebagai object (menggantikan me, you, us, him, her,
them, it)
Whose:menerangkan orang sebagai pemilik (menggantikan my, your, our, his, her, their,
its)
Which: menerangkan benda sebagai subject maupun object
That menerangkan orang atau benda baik sebagai subject maupun object

Contoh:
Orang atau benda yang bergaris bawah pada kalimat sebelah kiri adalah sama dengan kata ganti orang atau benda yang bergaris bawah dalam kalimat sebelah kanan.Kata penghubung dibuat berdasarkan kata ganti orang atau benda dalam kalimat di sebelah kanan.

1. The fisherman gave us some tunas. He caught a lot of tunas.
--The fisherman who caught a lot of tunas gave us some. (
subjek)
2. The farmer was away on holiday. I wanted to see him.
--The farmer whom I wanted to see was away on holiday. (
objek)
3. The woman asked me. Her bike was lost.
--The woman whose bike was lost asked me. (
pemilik)


Latihan
1. the man talked all the time. I sat next to him on the plane.
2. A man answered the phone. He told me you were out.
The man ......
3. A waitress served us. she was very impolite and impatient.
The .....
4. Some boys were arrested. They have now been released.
The boys .....
5. We saw some people. Their car had broken down.
We saw some people ... car had broken down.

Solusi
1. I met a man ... is kind to everybody.
2. The woman ... I called gave me some information.
3. I know the man ... bike is lost.
4. I'll show you the ring ... he gave to me.
5. The man with ... you came to the party is my father.

Untuk memecahkan soal seperti di atas, dapat digunakan trik sebagai berikut:
1. Jika kata sebelum titik-titik adalah menunjukkan manusia, dan setelah titik-titik adalah kata kerja atau kata kerja bantu seperti to be atau modals, atau auxilliary 'do'  (is, isn't, do, don't, will, won't, can, can't, was, wasn't, dll), maka isi titik-titik adalah who.

2. Jika kata sebelum titik-titik adalah menunjukkan manusia, atau manusia diikuti oleh kata depan seperti with, to, by, from, dll dan setelah titik-titik adalah subjek (kata benda, nama orang, atau kata ganti: I, you, we she, he, it, Abdel, Temon, dll), maka isi titik-titik adalah whom.

3. Jika kata sebelum titik-titik adalah menunjukkan orang, atau hewan, dan kata setelah titik-titik adalah kata benda, maka isi titik-titik tersebut adalah whose.

4. Jika kata sebelum titik-titik adalah kata benda yang menunjukkan bukan manusia, maka isi titik-titik adalah which.

Dengan demikian jawaban untuk soal-soal di atas adalah: 1. who,  2. whom, 3. whose, dan  4. which,  5. Whom
Shttp://novenrique.blogspot.comumber ;